Ini Dia Distro GNU/Linux Terpopuler Tahun 2019

Berhubung sudah lama tidak update perkembangan Distro GNU/Linux didunia, akhirnya saya isenk browsing ke www.distrowatch.com.

Sebagai informasi, karena mungkin ada yang belum tahu, situs tersebut merupakan website yang secara tidak langsung menjadi standard kepopuleran Sistem Operasi berbasis UNIX, termasuk GNU/Linux.

Setelah browsing, saya langsung terpaku ke tabel pada sebelah kanan, dan hasilnya cukup membuat penasaran.

Berikut sereenshotnya.

Ini Dia Distro GNU/Linux Terpopuler Tahun 2019

diakses tanggal 14 Oktober 2019

Teryata, Ubuntu dan Turunanya sudah tergeser cukup jauh dilbelakang… Ada nama MX Linux yang membuat ke-kepo-an saya muncul.

Distro apaan sih, basisnya apaan ya, apa yang ngebuat doi bisa meroket, kok bisa-bisanya ngalahin Manjaro yang menurut saya menjadi “saingan” terberat Ubuntu dan Turunannya.

Nah.. Untuk sedikit memuaskan rasa penasaran, akhirnya saya mencoba mencari tahu mengenai MX Linux. Berikut hasil investigasi ala-ala saya hahaha…

Apa Itu MX Linux Dan Hasil Investigasinya?

Sebelum kita bahas, mending dilihat dahulu contoh tampilan MX Linux berikut;

Ini Dia Distro GNU/Linux Terpopuler Tahun 2019

Dilihat sekilas, tampilannya cukup berbeda, yaitu sidebar (panel) yang vertikal disebelah kiri. Ini cukup diluar kebiasaan, dan sedikit mengingatkan pada Unity-nya Ubuntu yang sudah “wafat”.

Setelah diselidik, ternyata MX Linux menggunakan XFCE sebagai Desktop Environmentnya dan berbasis ke Debian. Berikut deskripsi-nya yang saya kutip dari Distrowatch.

MX Linux, a desktop-oriented Linux distribution based on Debian’s “stable” branch, is a cooperative venture between the antiX and former MEPIS Linux communities. Using Xfce as the default desktop, it is a mid-weight operating system designed to combine an elegant and efficient desktop with simple configuration, high stability, solid performance and medium-sized footprint.

Jika diterjemahkan menggunakan Google Translate, kira-kira seperti ini.

MX Linux, distribusi Linux yang berorientasi desktop berbasis pada cabang “stabil” Debian, adalah usaha kerjasama antara antiX dan komunitas Linux MEPIS sebelumnya. Menggunakan Xfce sebagai desktop default, ini adalah sistem operasi mid-weight yang dirancang untuk menggabungkan desktop yang elegan dan efisien dengan konfigurasi sederhana, stabilitas tinggi, kinerja solid, dan jejak kaki berukuran sedang.

Oke… Setelah sekilas tahu mengenai MX Linux, saya-pun mencoba browsing ke situs resminya.

Disana, saya mendapat banyak sekali informasi menarik dari MX Linux, salah satunya manual yang tersedia dan cukup lengkap untuk pemula. Bagi yang berminat, mungkin ingin menghabiskan kuota malamnya, silahkan download manual MX Linux dibawah;

Sekarang kita coba intip ISO MX Linux. MX Linux masih menyediakan 2 versi arsitektur, yaitu 32bit dan 64bit.

Setelah saya cek, ternyata sudah ada mirror dari Indonesia, tepatnya dari Kartolo dan Poliwangi.

Jika tertarik untuk mengunduhnya, sudah saya sertakan mirror dari Kartolo dibawah.

Jika sudah terunduh, agar bisa diinstall kedalam komputer, kita memutuhkan sebuah software bernama Etcher. Silahkan ikuti tutorialnya disini.

Sebagai pelengkap, tidak ada salahnya kita lihat wallpaper dari MX Linux.

Bagi yang tertarik, silahkan download wallpaper MX Linux melalui link dibawah;

Oke, karena saya bingung mau nulis apa lagi, jadi artikelnya saya cukupkan sampai disini hihi…

Semoga informasi singkat ini bermanfaat…

ludy

Cuma pengen punya media yang berfungsi layaknya rumah didunia maya, dan personal blog inilah tempatnya (mohon maaf konten masih dalam proses migrasi). Selamat menikmati semua artikel yang saya buat, semoga bermanfaat...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *