Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula
Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Posted on 82 views

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh…

Perkembangan Sistem Operasi GNU/Linux sangatlah pesat. Masing-masing Distro menawarkan kelebihan dan kemudahannya tersendiri.

Bagi Anda yang ingin menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux namun terkendala dengan tampilannya yang berbeda, ChaletOS hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Tampilan ChaletOS sengaja dibuat mirip dengan Windows 7 yang tentunya sudah familiar kita gunakan sehari-hari.

Dan eBook ini akan menjadi panduan yang tepat bagi Anda yang ingin bermigrasi dari “Sistem Operasi Bajakan” ke Sistem Operasi Bebas & Terbuka (GNU/Linux).

Daftar Isi Artikel

Lisensi eBook

Meskipun eBook ini terlihat sederhana dan jauh dari kata sempurna, tapi nyusun eBook ini butuh waktu yang gak sebentar, kalo gak percaya, coba aja susun eBook sendiri.

Silahkan bagikan eBook ini (untuk yang membacanya melalui eBook) secara gratis tanpa biaya apapun.

eBook ini berformat ePub. Untuk membacanya silahkan gunakan apliaksi ePub Reader (tanpa iklan dan sepenuhnya gratis).

Silahkan download eBook-nya dibawah;

Semoga apa yang pembaca dapatkan dalam eBook ini bisa bermanfaat.

Disclaimer

Sebelum melangkah terlau jauh, saya jelasin dulu ya aturan mainnya.

Tujuan awal penulisan eBook ini adalah berbagi pengalaman, semua materi yang saya tulis disini, tentunya berdasarkan pengalaman pribadi dan berdasarkan spesifikasi hardware yang saya miliki.

Bahasannya-pun berkutat seputar “pemakaian” sehari-hari, hanya dari sudut pandang seorang newbie, bukan seorang ahli.

Tapi tetep, gak ada jaminan semua tutorial disini bisa berjalan mulus (100%) jika diaplikasikan dengan hardware lainnya, termasuk milik pembaca.

Dengan sampainya eBook ini ditangan pembaca, saya asumsikan semua pembaca setuju dengan “aturan main” yang saya buat.

Intinya saya tidak bertanggung jawab jika ada “kerusakan” terhadap komputer (seperti hilangnya data, tidak berfungsinya hardware dan sebagainya) akibat mempraktekkan tutorial dialam eBook ini.

Jika telah setuju, silahkan mulai materi pembelajaran pada postingan selanjutnya.

Postingan ini saya bagi menjadi beberapa halaman (untuk lebih mudah dibaca dan tidak terlalu panjang), silahkan geser kebawah untuk beralih ke halaman selanjutnya.


Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pada artikel ini kita akan mulai mempelajari Distro GNU/Linux Turunan Ubuntu yang sangat cocok digunakan untuk pemula. Distro ini memiliki tampilan yang mirip dengan sistem operasi Windows 7.

Apa Itu ChaletOS ?

Untuk mengawali materi eBook kali ini, kita akan mulai dari definisi, Apa Itu ChaletOS?

ChaletOS adalah sebuah Distro GNU/Linux yang dikembangkan dari Xubuntu. Konsepnya cukup simple dan minimalis, sekilas sih memang sengaja didesain mirip Windows 7.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nama ChaletOS diambil dari gaya perumahan dipegunungan Swiss yang memiliki konsep minimalis dan khas.

Dipungkiri atau tidak, salah satu hal yang menghambat pengguna baru sistem operasi GNU/Linux adalah perbedaan lingkungan desktop yang jauh berbeda.

Jadi, ChaletOS bisa dibilang sangat cocok untuk pemula yang baru bermigrasi ke sistem operasi GNU/Linux karena tampilannya yang gak jauh dari Sistem Operasi sebelumnya, dalam hal ini Windows 7.

Yang membedakan ChaletOS dengan sistem operasi tetangga (Windows & MacOS) adalah, ChaletOS bisa kita dapatkan, bisa kita gunakan, bisa kita modifikasi sesuai kebutuhan dan bisa kita bagikan ulang secara free (bebas) dan gratis.

Dibalik Layar ChaletOS

Sebelum kita melangkah terlalu jauh, mending kita kenalan dulu sama sosok dibalik ChaletOS.

ChaletOS dikembangkan oleh Dejan Petrović yang merupakan seorang programmer berkebangsaan Swiss.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang pernah menggunakan aplikasi Client Microsoft Office Online Di GNU/Linux mungkin udah gak asing lagi ya.

Selain ChaletOS, Om Dejan juga mengembangkan beberapa aplikasi yang bisa kita gunakan secara gratis.

Berikut diantaranya;

Untuk lebih jelasnya atau ingin tanya-tanya ke Om Dejan Petrović kalian bisa langsung berkunjung ke alamat email ini [email protected].

Pada point selanjutnya kita akan membahas beberapa alasan kenapa pemula sebaiknya memilih ChaletOS sebagai sistem operasi GNU/Linux pertamanya.


Setelah pada artikel sebelumnya kita sedikit berkenalan dengan tujuan awal pembuatan ChaletOS dan sosok dibelakang layar-nya. Pada artikel ini kita akan sama-sama pelajari beberapa alasan kenapa memilih ChaletOS sebagai sistem operasi komputernya.

Kenapa Pemula Sebaiknya Memilih ChaletOS ?

Mungkin ada yang bertanya, kenapa sih kita harus menggunakan ChaletOS dibanding Distro GNU/Linux lainnya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah beberapa (5) alasan yang saya rangkum kenapa memilih ChaletOS sebagai Distro GNU/Linux yang cocok untuk pemula;

  1. Tampilan ChaletOS sangat familiar dengan Windows
  2. Sudah bisa memutar file multimedia populer seperti mp3, mp4 dan sebagainya
  3. Panduan versi video dan artikel sudah tersedia di situs resminya
  4. Ringan untuk komputer jadul
  5. Komunitas besar (Ubuntu)

Oke, kita coba bahas satu parsatu.

1. Tampilan ChaletOS Sangat Familiar

Apa sih yang pertama kali kalian fikirin saat ngeliat tampilan desktop seperti dibawah?

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Setuju gak kalo tampilan diatas mirip sama Sistem Operasi Microsoft Windows 7?

Saya rasa sebagian besar dari kita bakal beranggapan kalo gambar diatas diambil dari Windows 7?

Apalagi kalo wallpapernya juga diganti, pasti bakal sulit banget nebak kalo ternyata itu adalah sistem operasi GNU/Linux ChaletOS (bukan Windows 7).

2. Multimedia Ready (Terinstall Codec)

ChaletOS sudah menyertakan VLC dan Audacious sebagai aplikasi mulitmedia playernya, sehingga kita bisa langsung memainkan file multimedia populer seperti mp3, mp4 dan sebagainya tanpa harus menginstall Codec secara manual.

Tentu saja hal ini sangat ber-fadah khususnya bagi pemula yang belum sama sekali menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux sebelumnya.

3. Panduan Lengkap

Bagi seorang otodidak, tentunya kita akan sangat membutuhkan panduan (tutorial). Nah, menariknya ChaletOS sudah menyertakan sebuah aplikasi bernama Start Point yang berisi panduan penggunaan yang cukup lengkap.

Gak cuma versi tulisan, ada juga versi video yang bisa dijadikan sebagai rujukan utama dalam proses belajar mandiri.

4. Spesifikasi Minimum Yang Rendah

Mulai tertarik untuk menginstall ChaletOS?

Tenang aja, ChaletOS cuma butuh spesifikasi yang rendah kok, jadi cocok untuk diinstall di PC jadul. Jadi kita tetap bisa memberdayakan (menghidupkan) kembali PC lawas, daripada disimpen digudang atau dijual ke tukang loak kan?

Supaya lebih jelasnya lagi, sekalian aja saya sertain persyaratan minimum untuk menjalankan ChaletOS pada komputer.

  • CPU: 1GHz+
  • RAM: 512MiB+ for Desktop / LiveCD – 768MiB recommended
  • Hard drive space: 8GB
  • Graphics card and monitor capable of 1024×768 resolution

Persyaratan diatas saya sadur dari situs resmi ChaletOS.

Meskipun spesifikasi yang diminta cukup ringan, tapi bukan berarti ChaletOS mengorbankan sisi desain. Tampilannya sangat cantik dan intuitif banget, apalagi kita bisa meng-custom sesuai selera.

Gak percaya?

Tenang aja, akan kita bahas pada point selanjutnya.

5. Komunitas Besar

Nah, ini yang paling penting dari ke-5 point diatas, yaitu Komunitas.

Berhubung ChaletOS masih peranakan Ubuntu, jadi secara teori segala sesuatu yang bisa dilakukan di Ubuntu, bisa juga diaplikasikan di ChaletOS. Gak usah bingung lagi kalo nemuin masalah selama menggunakannya.

“Dalam Sistem Operasi Open Source Komunitas adalah Kunci”

Ke-5 alasan diatas bukan sebuah pembatasan ya. Tentunya masih banyak alasan-alasan lainnya yang membuat ChaletOS sangat layak dijadikan Distro Pertama kalian dalam mengenal Sistem Operasi Bebas & Terbuka (GNU/Linux).

Oke, supaya semakin “panas”, mending kita langsung aja praktik download ChaletOS sekaligus membuat USB Bootable agar bisa diinstall kedalam komputer pada halaman selanjutnya (cek pada bagian bawah).


Setelah pada halaman sebelumnya kita telah sedikit berkenalan dengan ChaletOS. Pada point ini, kita akan praktik mendownload ChaletOS sekaligus membuat USB Bootable-nya.

Cara Mendapatkan ChaletOS

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan ISO ChaletOS.

Berikut diantaranya;

Download ISO ChaletOS

Cara pertama dan yang paling umum dilakukan adalah dengan mendownload mentahan berbentuk ISO disitus resmi ChaletOS.

Berikut tahapannya;

Pertama kita browsing ke alamat dibawah;

https://sites.google.com/site/chaletoslinux/download

Akan muncul tampilan kurang lebih kayak gini;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sebagai contoh, disini saya akan mendownload ChaletOS versi 64bit, jadi saya memilih link dibagian kiri.

Lalu akan terbuka halaman seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Berdasarkan informasi diatas, kita akan mendownload ISO ChaletOS dari Sourceforge.

Sekedar informasi, Sourceforge adalah sebuah repository terbesar didunuia yang berisi project-project Open Source.

Kita klik link yang ada didalam kotak.

Lalu kita akan otomatis diarahkan ke situs Sourceforge yang secara otomatis langsung mendownload ISO ChaletOS.

Untuk ISO ChaletOS versi 32bit pun tahapannya akan sama.

Atau jika kalian bingung, langsung aja klik link dibawah untuk mendownload ChaletOS.

Ukuran ISO nya cukup kecil kok, sekitar 1’6 GB.

Kalo udah punya mentahan ChaletOS-nya, ada satu tahapan lagi supaya bisa digunakan untuk installasi, yaitu mengekstraknya kedalam media installer yang akan kita bahas dipoint selanjutnya.


Cara Membuat Media Installer ChaletOS

Sebelum bisa digunakan untuk installasi, berkas ISO ChaletOS harus terlebih dahulu kita ekstrak kedalam media USB atau DVD.

Namun jika kita ingin menghemat biaya, saya sarankan untuk menggunakan USB

Jadi pada eBook ini, kita hanya akan mempraktekkan pembuatan USB Installer ChaletOS.

Sebelumnya ada beberpa hal yang harus kita persiapkan, diataranya;

USB 2 GB

Pertama kita siapkan sebuah USB dengan minimal kapasitas 2GB.

Jangan lupa dibackup dulu semua data didalamnya.

Software Ekstrak ISO ke USB

Selanjutnya, untuk meng-ekstrak ISO ChaletOS kedalam USB, kita membutuhkan software khusus.

Ada banyak software yang bisa kita gunakan secara gratis, diataranya Rufus dan Etcher.

Pada eBook ini, kita akan menggunakan Etcher.

Berikut tahapannya;

Pertama kita download terlebih dahulu software Etcher dilink yang saya sertakan dibawah;

Tahapan Pembuatan USB Installer

Setelah selesai didownload dan di install, kita jalankan software Etcher tersebut, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk membuat USB Installer menggunakan Etcher sangatlah mudah, kita cukup melalui 3 tahapan saja.

Pertama kita pilih ISO ChaletOS yang telah didownload, kemudian pilih lokasi USB yang digunakan, lalu klik Flash.

Prosesnya akan tergantung pada spesifikasi komputer yang kalian miliki.

Jika telah selesai, kita akan Praktik Menginstall ChaletOS pada halaman selanjutnya.


Setelah sebelumnya kita telah cara mendapatkan ChaletOS sekaligus membuat USB Bootable-nya, pada postingan kali ini kita akan Praktik Menginstall ChaletOS Kedalam Komputer.

Untuk mempraktikkan artikel ini, kita sudah harus membuat USB Installer ChaletOS. Jika belum, kalian bisa mengikuti tutorialnya dihalaman sebelumnya.

Tutorial Cara Install ChaletOS

Oke, sekarang kita masuk kebagian paling penting dari eBook ini, yaitu menginstall ChaletOS. Pada kasus ini saya akan menggunakan metode Single Boot atau satu sistem operasi tunggal didalam komputer/laptop.

Cara inilah yang sebenarnya paling “ideal” dilakukan jika kita ingin seutuhnya “hijrah” dari Sistem Operasi Bajakan ke Open Source.

Metode Install Single Boot

Sebelumnya saya jelaskan lebih rinci mengenai metode installasi yang kita gunakan dalam eBook ini.

Dalam kasus ini, saya akan menghapus semua data didalam hardisk, mulai dari Sistem Operasi yang ada didalamnya (misal; Windows) dan semua file baik dokumen, audio, video, software dan lain-lain.

Artinya semua data didalam hardisk baik itu Sistem Windows C dan data apapun yang ada didalamnya akan terformat ulang secara otomatis.

Pastikan semua data sudah kita backup ke media lain seperti USB/Hardisk External.
Tapi jika belum siap untuk menginstall single boot, kita bisa menginstall dengan metode dual boot (menginstall dua sistem operasi didalam sebuah komputer) yang bisa kalian lihat tutorialnya pada video diakhir pembahasan;

Pertama, pastikan kita telah berhasi booting ke media installer ChaletOS.

Lalu kita akan disambut dengan tampilan seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Dibagian ini kita tekan Enter atau biarkan saja selama beberapa detik, lalu akan secara otomatis masuk ke Live ChaletOS.

Inilah fitur yang paling berbeda dengan dua Sistem Operasi berbayar seperti Microsoft Windows dan MacOS.

Dengan menggunakan fitur Live Session, kita bisa mencoba terlebih dahulu sebelum memastikan untuk menggunakannya secara permanen.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nah, sekarang kita akan disambut dengan splash screen (plymouth) seperti diatas. Biasanya sih durasinya gak akan lama ya. Jadi tinggal tunggu aja sebentaran.

Setelah selesai, kita akan masuk ke tampilan awal ChaletOS seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sekarang kita telah berhasil login ke ChaletOS. Untuk notifikasi diatas, bisa kita tutup dengan meng-klik tombol Close.

Untuk menginstall ChaletOS, kita bisa langsung meng-klik shortcut Install ChaletOS yang letaknya ada dipojok kiri paling atas.

Caranya bisa klik kanan pilih Execute, atau klik ganda pada shortcut tersebut.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kemudian, akan terbuka jendela installasi ChaletOS seperti dibawah;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Disini kita diminta untuk memilih Bahasa yang akan digunakan. Secara default, ChaletOS akan memilihkan Bahasa Inggris sebagai bahasa universal yang paling banyak digunakan didunia.

Jika ingin memilih Bahasa Indonesia, kita scroll keatas. Pada tutorial ini, saya akan menggunakan Bahasa Inggris untuk installasinya. Kemudian klik Continue.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pada bagian ini, ada dua pilihan yang bisa kita ceklis. Jika komputer kalian terhubung dengan internet dengan koneksi yang cepat, saran saya ceklis semua opsi yang ditawarkan (proses installasinya akan memakan waktu yang lebih lama).

Namun, jika tidak ada koneksi internet, kita bisa biarkan default (tidak ada yang terceklis).

Lalu kita klik Continue untuk melanjutkan installasinya.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Karena saya akan menghapus semua data didalam hardisk, jadi saya pilih opsi paling atas.

Pastikan semua data didalam hardisk sudah ter-backup dengan baik dan harus ditempat lain seperti USB, Hardisk External, dan jangan didalam hardisk yang sama, karena semua data didalamnya akan terhapus.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Akan muncul keterangan seperti gambar diatas. Artinya semua data didalam hardisk akan dihapus dan otomatis dibuatkan dua partisi untuk menginstall ChaletOS.

Pertisi pertama berjenis EXT4 untuk root ChaletOS, dan partisi kedua SWAP sebagai memori virtual. Kita klik Continue untuk melanjutkan installasinya.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Disini kita pilih lokasi terdekat, atau kalau bingung, pilih aja sesuai zona waktu. Misal, untuk kalian yang ada di Wilayah Indonesia Barat bisa memilih Jakarta, kemudian untuk yang berada di Wilayah Indonesia Tengah bisa memilih Pontiakan, sedangkan untuk yang berada di Wilayah Indonesia Timur bisa memilih Makasar atau Jayapura. Kalo udah, kita klik Continue untuk melanjutkan installasinya.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sekarang kita tentukan susunan papan ketik (keyboard) yang digunakan. Jika bingung, biarkan saja default (tidak usah diubah) karena umumnya keyboard yang kita gunakan memiliki susunan qwerty.

Jadi pada bagian ini kita klik Continue untuk melanjutkan installasi ChaletOS.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Dibagian ini, tinggal kita isi informasi dari komputer, seperti;

  • Nama Pemilik : Isi dengan nama kalian
  • Nama komputer : Nama yang muncul ketika komputer terhubung ke jaringan internal (kantor)
  • User Name : Nama akun ChaletOS
  • Password : Isi dengan password, minimal 5 karakter

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sekarang proses copy daya kedalam hardisk sedang berlangsung.

Sambil menunggu, kita akan ditemani beberapa slide show yang berisi informasi lain mengenai ChaletOS.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Jika telah muncul tampilan diatas, artinya proses installasi ChaletOS kedalam komputer telah selesai.

Kita klik Restart Now untuk mengkhirinya.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Setelah muncul keterangan diatas, kita cabut media installasi yang digunakan, misalnya USB Installer, kemudian tekan Enter, dan komputer-pun akan melakukan restart dengan sendirinya.


Setelah pada artikel sebelumnya kita praktik menginstall ChaletOS, pada postingan kali ini kita akan sedikit Mengenal System Settings GNU/Linux ChaletOS atau jika di Windows adalah Control Panel.

Bagi Anda pengguna Distro GNU/Linux dengan Desktop Environment XFCE-pun sedikit banyak bisa mengikuti artikel ini.

Mengenal Lingkungan Desktop GNU/Liunx ChaletOS

Nah, sekarang kita bakal mengenal Lingkungan Desktop ChaletOS.

Biasanya, saat pertama kali kita login, bakal disambut dengan jendela kayak gini;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita abaikan aja langsung klik Close, gak masalah kok.

Jendela diatas cuma ngingetin kita ada pembaharuan Support untuk Bahasa.

Kalaupun mau dieksekusi, tinggal klik Run This Action Now.

Tapi sependek pengetahuan saya, meskipun udah diperbaharui, notifikasi diatas masih sering keluar juga.

Jadi mending kita abaikan aja.

Mengenal System Settings Control Panel GNU/Linux ChaletOS

Kalo di Windows kita mengenal Control Panel, kalo di ChaletOS namanya System Settings.

Nah, disinilah tempatnya untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan ChaletOS.

Berikut tampilan System Settings pada ChaletOS.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kalo diliat dari gambar diatas, ada banyak banget fitur yang disediakan, dan semuanya itu terbagi menjadi 4 Kategori utama.

Diantaranya;

  • Personal
  • Hardware
  • System
  • Other

Meskipun terlihat banyak, tapi biasanya gak semua dari item diatas kita gunakan untuk sehari-hari.

Paling hanya beberapa saja, terlebih jika kita hanya sebagai user biasa yang keperluan komputasinya hanya browsing dan pekerjaan kantoran.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk lebih jelasnya, silahkan melihat video Tutorial Mengenal System Settings ChaletOS dihalaman selanjutnya;

Video berdurasi cukup panjang, silahkan download untuk sarana pembelajaran, dan atau sebarkan ulang secara offline jika dirasa perlu.

Selain mengenal System Settings, ada satu hal lagi yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan, yaitu Mengganti Repository ke Mirror Lokal yang akan kita bahas selanjutnya.


Seperti Distro GNU/Linux pada umumnya, pada kasus ChaletOS pun sama. Untuk mempercepat proses installasi aplikasi melalui repository, disarankan untuk menggantinya ke mirror lokal yang letaknya paling dekat dengan kita.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Secara umum, ada 2 metode yang bisa pilih untuk mengganti repository pada ChaletOS, diantaranya adalah menggunakan GUI (Tampilan Graphis) dan Terminal (Tampilan Text).

Berikut tahapan Cara Mengganti Repository ChaletOS Ke Mirror Lokal Indonesia.

Mengganti Repository ChaletOS Menggunakan GUI

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pertama kita buka Whisker Menu (Start Menu) kemudian kita cari aplikasi yang bernama Software & Updates.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Seperti yang kita lihat, disini Repository ChaletOS masih mengarah ke Amerika, pada bagian Download From kita klik kemudian pilih Other, lihat gambar dibawah untuk lebih jelasnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kemudian kita cari negara Indonesia, kemudian kita pilih mirror yang letaknya paling dekat dengan lokasi kita. Sebagai contoh disini saya memilih mirror dari kartolo.sby.datautama.net.id.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kemudian kita klik Choose Server, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Karena kita akan mengubah konfigurasi sistem, disini kita akan diminta untuk memasukkan password user kita. Kemudian kita klik Authenticate.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Seperti yang kita lihat, sekarang mirror sudah mengarah ke kartolo.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk menerapkan perubahan mirror, kita klik Reload.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sekarang, repository kita sudah mengarah ke mirror terdekat dan tentunya akan mempercepat proses installasi aplikasi melalui repository.

Daftar Repository ChaletOS Indonesia

Untuk lebih lengkapnya disini saya sertakan Daftar Repository ChaletOS yang bisa digunakan di Indonesia. Silahkan pilih salah satu yang lokasinya paling dekat dengan domisili pembaca. Kemudian copas kedalam berkas /etc/apt/sources.list dengan mengertik perintah;

sudo nano /etc/apt/sources.list

Save dengan menekan F2 kemudian tekan Y dan Enter. Langkah terakhir adalah memperbaharui repository-nya agar mengarah kemirror yang kita pilih dengan mengetik perintah;

sudo apt update

Berikut Daftar Repository ChaletOS Di Indonesia.

kambing.ui.ac.id

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

buaya.klas.or.id

deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://buaya.klas.or.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

kartolo.datautama.sby.net.id

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

kebo.pens.ac.id

deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://kebo.pens.ac.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

mirror.cloud.id

deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://mirror.cloud.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

mirror.kavalinux.com

deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial universe
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://mirror.kavalinux.com/ubuntu/ xenial-security multiverse

mirror.omadata.com

deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial universe
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://mirror.omadata.com/ubuntu/ xenial-security multiverse

mirror.unej.ac.id

deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://mirror.unej.ac.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

repo.unpati.ac.id

deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://repo.unpatti.ac.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

suro.uboyo.ac.id

deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial main restricted
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-updates main restricted
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial universe
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-updates universe
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial multiverse
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-updates multiverse
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-backports main restricted universe multiverse
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-security main restricted
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-security universe
deb http://suro.ubaya.ac.id/ubuntu/ xenial-security multiverse

Nah, buat kalian yang pengen belajar lebih mendalam mengenai ChaletOS, pantengin terus postingan ini. Karena akan kita bahas pada halaman selanjutnya.

Update Mirror Alternatif Singapura

Salah satu Mirror ChaletOS yang sering saya gunakan berasal dari Singapura, untuk tutorialnya bisa mengikuti pada halaman selanjutnya.


Mirror Alternatif Repository ChaletOS

Meskipun pada edisi sebelumnya kita telah membahas secara rindi Daftar Mirror ChaletOS di Indonesia, namun tidak ada salahnya kita mencari Mirror Alternatif sebagai jaga-jaga. Pada pint kali ini akan kita bahas Mirror Alternatif Repository ChaletOS dengan koneksi yang cukup cepat.

Jika daftar mirror dari Indonesia “bermasalah” kita bisa menggunakan mirror dari negeri tetangga, salah satunya dari negara Singapura.

Mirror ini juga yang paling sering saya gunakan dialam ChaletOS.

Mirror nus.edu.sg

Silahkan ganti berkas /etc/apt/sources.list lalu isi dengan alamat repository dibawah;

Tahapannya, pertama buka Terminal (CTRL+ALT+T) kemudian ketik perintah berikut;

sudo mousepad /etc/apt/sources.list

Kemudian hapus seluruh isinya, lalu ganti dengan alamat dibawah.

deb http://download.nus.edu.sg/mirror/ubuntu/ xenial main
deb http://download.nus.edu.sg/mirror/ubuntu/ xenial universe
deb http://security.ubuntu.com/ubuntu/ xenial-security main universe
deb http://download.nus.edu.sg/mirror/ubuntu/ xenial-updates main universe

Save lalu tutup aplikasi mousepad-nya.

Kemudian perbaharui repository dengan mengetik perintah berikut;

sudo apt update

Jika tidak ada error, seharusnya repository kita sekarang sudah mengarah ke Singapura.

Selamat mencoba…


Pada halaman sebelumnya kita telah mengulas Mengganti Repository ChaletOS, pada halaman kali ini akan kita jabarkan Aplikasi Bawaan ChaletOS.

Aplikasi Bawaan ChaletOS

Supaya lebih afdol, dibagian ini kita akan membahas datfar aplikasi yang sudah ada dalam ISO ChaletOS.

Dan untuk lebih mempermudah pembahasan, akan saya coba bandingkan fungsi masing-masing aplikasi tersebut dengan yang biasa kita gunakan di Windows.

Berikut diantaranya;

Accessories

Untuk urusan aksesoris, ChaletOS sudah menyertakan sekitar 11 aplikasi sebagai berikut;

Arhive Manager

Tampilan Archive Manager

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Aplikasi ini fungsinya sama kayak Winrar, namun sependek pengetahuan saya dan ke-sok-tahuan saya, Archieve Manager banyak mendukung format kompresi, sekitar 25 format.

Cara penggunaannya-pun sangat mudah karena sudah terintegrasi dengan File Manager (Thunar).

Calculator

Tampilan Calculator;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Dari namanya, udah tahu lah ya aplikasi ini buat apa. Jadi kita skip untuk aplikasi ini. Setelah saya ulik, ternyata software ini bisa digunakan untuk menghitung “pemrograman”. Keren kan?

Catfish File Search

Tampilan Cat File Search

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nah, buat kalian yang sering lupa nyimpen file (termasuk saya) pasti akan sangat terbantu dengan Catfish File Search. Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi untuk mencari file yang bisa kita sesuaikan berdasarkan ekstensi, misal kita mau nyari file dokumen atau audio, semuanya bisa dikerjakan.

File Manager (Thunar)

Tampilan Thunar;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Thunar kalo di Windows, gak jauh beda kayak Windows Explorer. Fungsinya untuk browsing berkas (file). Yang kerennya lagi, Thunar bisa membuka lebih dari 1 tab, kayak web browser gitu. Jadi kalo mau copas data lebih enak.

Mousepad Text Editor

Tampilan Mousepad;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Aplikasi ini fungsinya sama kayak Notepad di Windows. Kelebihannya dibanding Notepad, Mousepad Text Editor lebih ngedukung dipake buat ngoding.

Kita juga bisa meng-custom-nya sesuai selera, mulai dari pemilihan tema (theme), pemberian nomor pada tiap baris, auto indent, word wrap dan sebagainya. Buat kalian yang mencari text editor sederhana namun tetap powerfull, Mousepad Text Editor bisa dijadikan pilihan utama.

Notes

Tampilan Notes;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nah, kalo yang ini fungsinya buat bikin catatan aktifitas. Bermanfaat banget buat kita yang sering lupa sama skejul kerjaan.

Tampilannya-pun bisa kita custom sesuai selera. Selain itu, Notes juga bisa dibuat otomatis berjalan (autostart) setiap komputer dihidupkan.

Screenshot

Tampilan Screenshot;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang sering bikin tutorial, pastinya bakal ngebutuhin banget sama aplikasi penangkap layar. Nah, ChaletOS udah nyertain aplikasi bernama Screenshot.

Untuk menangkap layar secara keseluruhan, kita bisa menekan tombol PrintScreen.

Sedangkan untuk menangkap hanya layar yang aktif, kita bisa menekan tombol ALT+PrintScreen.

Terminal Emulator

Tampilan Terminal;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kalo di Windows ada CMS, di ChaletOS ada yang namanya Terminal Emulator. Software inilah yang nantinya bakal banyak kita gunakan untuk menginstall dan meng-uninstall aplikasi.

Gak seru deh kalo pake GNU/Linux tapi gak kenal sama Terminal.

Double Commander

Tampilan Double Commander;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Selanjutnya ada File Manager yang memiliki dua jendela sekaligus. Buat kalian nyang sering copas data, pastinya akan kebantu banget sama aplikasi ini.

Lebih dari itu, Double Commander juga menyediakan banyak shortcut yang akan mempermudah manajemen file kita.

Style Changer

Tampilan Style Changer;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, ChaletOS ssangat mudah untuk dikustomisasi tampilannya. Aplikasi ini (Style Changer) yang akan “bertanggungg jawab” terhadap tampilan ChaletOS.

Secara default Style Changer sudah banyak menyertakan tema yang beragam, mulai dari tema klasik sampai modern.

Selain itu, kita juga bisa mempercantik tampilan desktop menggunakan Conky.

Start Point

Tampilan Start Point;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Aplikasi selanjutnya adalah Start Point, sesuai namanya, aplikasi ini sengaja dibuat oleh pengembang ChaletOS sebagai sumber rujukan pertama saat menggunakan ChaletOS.

Games

Untuk “membunuh” rasa bosan, ChaletOS sudah menyertakan beberapa permainan sederhana, diantaranya;

2048

Tampilan 2048;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Game pertama yang dihadirkan ChaletOS bernama 2048. aplikasi ini berjalan di Web Browser. Game ini juga udah tersedia di Android (Play Store).

AisleRiot Solitaire

Tampilan AisLeriot Solitare;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang kangen sama game legendaris Windows yang mengurutkan kartu remi, di ChaletOS pun ada yang namanya AisleRiot Solitare. Dan menurut ke-soktahuan saya, game ini lebih susah dibanding yang ada di jendela. Coba aja sendiri kalo gak percaya…

PlayOnLinux

Tampilan PlayOnLinux;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang masih suka main game di Windows, kita bisa memanfaatkan PlayOnLinux. Singkatnya dengan menggunakan aplikasi ini, kita tetap bisa menjalankan games Windows di ChaletOS.

Tapi gak ada jaminan semua game bisa berjalan sempurna. Sependek pengetahuan saya sih gitu.

Graphics

Untuk kategori desain dan grafis, ChaletOS sudah menyediakan 3 aplikasi unggulan, diantaranya;

GIMP Image Editor

Tampilan GIMP;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

GIMP adalah salah satu aplikasi untuk meng-edit gambar terbaik di GNU/Linux.

Selain itu, udah banyak juga blogger/vlogger yang ngebahas tutorial GIMP.

Kalo itu belum cukup, di website resminya juga udah ada daftar tutorial yang bisa kita jadikan rujukan utama dalam belajar GIMP.

Ristretto Image Viewer

Tampilan Ristretto Image Viewer;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sesuai namanya, aplikasi ini bertugas untuk membuka file berformat gambar (png, jpeg, dan sebagainya). Kalo di Windows sih fungsinya sama kayak Windows Image Viever (dan sejenisnya).

Simple Scan

Tampilan Simple Scan;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Bagi kalian yang punya scanner, bisa menggunaan Simple Scan untuk menghubungkannya dengan ChaletOS. Sesuai namanya, aplikasi ini punya tampilan yang simple.

Internet

Untuk urusan menjelajah dunia maya, ChaletOS sudah menyertakan banyak sekali “alat tempur” diantaranya;

Firefox Web Browser

Tampilan Firefox;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Siapa sih yang gak kenal sama si Panda Merah alias Firefox? Sebagai Web Browser yang sangat menjunjung tinggi tingkat keamanan dan privasi penggunananya, wajar kalo Firefox banyak dipasangkan dalam Distro GNU/Linux, termasuk ChaletOS.

Firefox juga menyediakan banyak sekali addons yang akan membatu kita selama berselancar didunia si-Maya.

Great Little Radio Player

Tampilan Great Little Radio Player;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Bagi kalian yang suka denger radio online, bisa menggunakan Great Little Radio Player. Aplikasi ini salah satu yang dibuat langsung oleh pengembang ChaletOS.

Pidgin Internet Messenger

Tampilan Pidgin Internet Messenger;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pidgin Internet Messenger adalah salah satu aplikasi Chatting terbaik di GNU/Linux. Buat kalian yang sering Chatting-an, bisa menggunakannya di ChaletOS.

QbitTorrent

Tampilan QbiTorrent;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Aplikasi selanjutnya adalah QbitTorrent. Dari namanya kita udah bisa nebak kalo software ini fungsinya untuk mendownload file menggunakan torrent.

Nah buat kalian yang sering meng-unduh file berukuran besar, tentunya akan terbantu banget.

Online Video Downloader

Tampilan Online Video Downloader;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang sering download video tutorial dari YouTube, ChaletOS sudah menyertakan aplikasi Online Video Downloader yang sangat sederhana. Kita cukup mencopy url video, kemudian klik Ok, dan secara otomatis video akan terdownload sehingga bisa kita putar secara offline.

Office

Nah, sekarang kita masuk ke kategori Office (perkantoran). Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, ChaletOS hanya menyertakan aplikasi perkantoran yang sangat sederhana, sedangkan untuk membuat dokumen dan sebaagainya, kita harus menginstallnya secara manual (akan dibahas pada point selanjutnya).

Dictionary

Tampilan Dictionary;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi sebagai kamus (software penerjemah). Sependek pengetahuan saya, untuk menjalankan Dictionary kita membutuhkan koneksi internet atau tidak bisa dipakai offline.

Document Viewer (Evince)

Tampilan Evince;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk membaca file pdf, Evince sudah terinstall secara default. Aplikasi ini lebih ringan dari Adobe Acrobat Reader tentunya.

Great Little Book Shelf

Tampilan Great Little Book Shelf;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Selanjutnya ada aplikasi yang dibuat langsung oleh developer ChaletOS, yaitu Great Little Book Shelf. Buat kalian yang punya koleksi eBook tentunya akan sangat terbantu dengan aplikasi ini. Selain itu, kita juga bisa memisahkannya kedalam kategori tertentu. Gak cuma sebagai media penyimpanan eBook, kita juga bisa membacanya langsung melalui aplikasi ini.
Keren banget deh pokoknya.

Settings

Sekarang kita masuk ke kategori settings. Setidaknya ada 3 aplikasi yang dibawa ChaletOS dalam kategori ini.

Berikut diantaranya;

ChaletOS Style Changer

Sudah dibahas pada point sebelumnya.

Default Style Restore

Fitur ini berguna untuk mengembalikkan settingan template, biasanya sih karena faktor human error ;-D

AutoMount

Nah, buat kalian yang menggunakan metode installasi Dual Boot atau masih memiliki partisi NTFS pasti akan sangat terbantu. Dengan adanya fitur ini, partisi hardisk kita (selain yang digunakan oleh ChaletOS) otomatis dapat terbuka.

Multimedia

Untuk urusan multimedia, ChaletOS sudah menyertakan 4 aplikasi unggulan yaitu.

Audacious

Tampilan Audacious;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Buat kalian yang kangen sama tampilan classic Winamp, bisa menggunakan Audacious sebagai software gratisannya. Tapi kalo tampilan diatas, itu versi GTK-nya. Menurut saya lebih simple seperti itu dan punya ciri khas tersendiri.

Audacious juga punya fitur equalizer yang bisa kita setting sesuai selera.

Brasero

Tampilan Brasero;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kalo di Windows ada yang namanya Nero, di ChaletOS kita bisa menggunakan Brasero.

Secara fungsi kedua aplikasi ini sama aja, bedanya dengan Brasero kita gak usah lagi pusing nyari crack supaya full versi.

Selain untuk membakar file kedalam cakram, Brasero juga bisa kita gunakan untuk membuat file dalam format ISO seperti copy cd/dvd bahkan mengubah file menjadi ISO.

VLC

Tampilan VLC;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk urusan memutar file video, ChaletOS sudah menyertakan VLC. Pastinya dengan adanya VLC, kita sudah gak perlu lagi mencari aplikasi multimedia player, pasalnya VLC ini salah satu yang multimedia player terbaik.

PulseAudio Control

Tampilan PulseAudio Control;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nah, untuk pengaturan suara baik internal maupun eksternal, kita bisa melakukannya didalam PulseAudio Control.

Disini juga tempat pertama yang kita tuju kalo headphone/headset yang kita colok gak ngeluarin suara.

System

Untuk mengatur hal yang berhubungan langsung dengan sistem, ChaletOS sudah menyertakan 13 fitur yang sangat-sangat membantu komputasi kita sehari-hari.

Berikut diantaranya.

Disks

Tampilan Disks;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kalo di Windows, aplikasi ini sama kayak Disk Management. Kita bisa menghapus dan mengganti jenis partisi. Disini juga nanti kita bisa mengecek kondisi hari hardisk kita.

Disk Analyzer

Tampilan Disk Analyzer;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Selanjutnya kita bisa melihat rincian folder apa saja yang paling banyak terisi data. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melihat media eksternal seperti hardisk ekstenal dan usb flashdisk.

GDebi Package Installer

Tampilan GDebi;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk menginstall file installer tunggal berformat .deb, kita bisa menggunakan Gdebi. Gdebi sangat bermanfaat bagi kita yang tidak ingin pusing memikirkan dependesni paket yang dibutuhkan oleh sebuah software.

Cara menggunakannya-pun sangat mudah, Gdebi akan secara otomatis memeriksa dependesi kemudian mendownload dan mengkonfigurasikannya secara otomatis.

Synaptic Package Manager

Tampilan Synaptic Package Manager;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Selanjutnya ada Synaptic Package Manager. Aplikasi ini sangat cocok untuk kita yang ingin mengetahui dependensi sebauh paket. Fungsi lain dari Syanptic Package Manager adalah untuk menginstall dan menghapus software yang ada dialam komputer kita.

Task Manager

Tampilan Task Manager;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk memonitor kondisi komputer, ChaletOS sudah menyertakan Task Manager yang sama fungsinya dengan yang ada di Windows.

Dari sini bisa kita lihat secara lebih rinci mengenai pemakaian sumber daya cpu, ram dan sebagainya.

Gparted

Tampilan GParted;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk membuat partisi, ChaletOS sudah menyertakan Gparted. Software inilah yang nantinya akan kita gunakan jika ingin menginstall ChaletOS bersamaan dengan Sistem Operasi Windows atau yang sering dikenal dengan sebutan Dual Boot.

Ubuntu Software Center

Tampilan Ubuntu Software Center;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk urusan install dan uninstall aplikasi, ChaletOS sudah menyertakan Ubuntu Software Center. Aplikasi ini sifatnya sama seperti Play Store pada Sistem Operasi Android. Cara penggunaannya pun sangat mudah, kita tinggal memilih software, kemudian memasukkan password user dan aplikasi-pun akan otomatis terinstall dengan sempurna.

Pokoknya buat kalian yang udah terbiasa menggunakan Android pasti gak akan kesulitan kok.

Gnome Software Center

Tampilan Gnome Software Center;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sama kayak Ubuntu Software Center, ChaletOS juga menyertakan Gnome Software Center.

Kedua aplikasi ini sebenarnya sama aja. Cuma tampilannya yang berbeda. Untuk pemakaiannya pun sama, sudah ada aplikasi yang dikelompokkan berdasar kategori tertentu.

Kita juga bisa menghapus aplikasi melalui Gnome Software Center.

Wine

Tampilan Wine;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk kalian yang masih belum bisa “move on” dari aplikasi Windows, bisa menggunakan WiNE untuk menjalankannya di ChaletOS.

Namun gak ada jaminan semua aplikasi bisa berjalan lancar. Karena memang kedua sistem operasi ini (Windows dan GNU/Linux) memiliki struktur sistem yang berbeda.

Saran saya sih mending kita lebih fokus ke aplikasi padanan (alternatif) yang memiliki fungsi sama dibanding pusing menginstallnya menggunakan WiNE.

USB Formatter

Tampilan USB Formatter;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Aplikasi selanjutnya bernama USB Formatter. Sesuai namanya, software ini berfungsi untuk memformat USB atau hardisk eksternal.

USB Image Writer

Tampilan USB Imager Writter;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Untuk membuat USB Installer, ChaletOS sudah menyertakan USB Image Writter. Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengekstrak hampir semua ISO GNU/Linux.

Tapi sebelumnya, keadaan USB harus bersih dari data, karena prosesnya akan otomatis memformat dan mengubah USB kita menjadi media installer.

Startup Disk Creator

Tampilan Startup Disk Creator;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Masih sama dengan aplikasi sebelumnya, Startup Disk Creator juga berfungsi untuk membuat USB Installer.

Namun bedanya aplikasi ini dikhususkan untuk Distro Ubuntu dan turunannya.

One Click Maintenance

Tampilan One Click Maintenance;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nah, ini nih aplikasi yang menurut saya paling keren. ChaleOS udah punya tools yang namanya One Click Maintenance.

Software ini isinya sekumpulan script yang berfungsi buat maintenance sistem kita mulai dari update & upgrade paket aplikasi ke versi paling baru, sampai upgrade kernel dan membuang kernel yang udah gak dipakai.


Tabel Daftar Aplikasi ChaletOS

Daftar Software Bawaan ChaletOS dalam bentuk tabel

Accessories:Arhive Manager, Calculator, Catfish File Search, File Manager (Thunar), Mousepad Text Editor, Notes, Screenshot, Terminal Emulator, Double Commander, Style Changer, Start Point.
Games:2048, AisleRiot Solitaire, PlayOnLinux.
Graphic:GIMP Image Editor, Ristretto Image Viewer, Simple Scan.
Internet:Firefox Web Browser, Great Little Radio Player, Pidgin Internet Messenger, QBitTorrent, Online video downloader.
Office:Dictionary, Document Viewer (Evince), Great Little Book Shelf.
Settings:ChaletOS Style Changer, Default Style Restore, AutoMount.
Multimedia:Audacious, Brasero, VLC Media Player, PulseAudio Control.
System:BleachBit, Disks, Disk Analizer, GDebi Package Installer, Synaptic Package Manager, Task Manager, GParted, Ubuntu Software Center, Gnome Software Center, Wine, USB Formatter, USB Image Writer, Startup Disk Creator, One Click Maintenance.

Masih ngerasa kurang dengan aplikasi diatas?

Tenang aja, kita masih bisa menambahkan ratusan bahkan ribuan aplikasi secara gratis. Tapi tenang dulu, artikelnya akan kita bahas selanjutnya.

Saya rasa untuk halaman mengenal aplikasi bawaan ChaletOS sudah cukup, pada halaman selanjutnya akan kita lanjutkan materinya.


Untuk memudahkan komputasi kita selama menggunakan ChaletOS, pada artikel ini akan kita bahas beberapa tips & trik sederhana.

Tips & Trik ChaletOS

Nah, dibagian ini saya akan share beberapa Tips & Trik untuk mengusir rasa bosan juga beberapa pemecahan “masalah” yang mungkin terjadi akibat kesalahan kita.

Diantaranya;

Desktop Yang Bisa Diinstall Pada ChaletOS

Hal yang paling menarik dalam menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux adalah tersedianya banyak pilihan Desktop.

Pada bagian ini kita akan fokus membahas pilihan Lingkungan Desktop yang bisa dipasangkan kedalam ChaletOS.

Berikut diantaranya;

Unity Desktop

Unity adalah sebuah Desktop Environment yang dibuat khusus oleh Ubuntu dan mulai dipublish (dipasangkan) pada versi Ubuntu 11.04 sampai Ubuntu 17.04.

Karena ChaletOS masih keluarga Ubuntu, jadi kita bisa dengan mudah untuk mengubah ChaletOS menjadi Ubuntu.

Berikut tahapannya.

Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik perintah berikut;

sudo apt update && sudo apt install ubuntu-desktop

Akan ada banyak paket yang harus didownload dan dikonfigurasi, jadi siapkan dulu cemilan supaya tidak bosan.

Beberapa Shortcut ChaletOS

Pada bagian ini kita akan coba bahas beberapa kombinasi shortcut yang bisa digunakan untuk mempermudah komputasi kita sehari-hari.

Berikut diantaranya;

  • CTRL+ALT+T : Membuka Aplikasi Terminal Emulator
  • CTRL+C : Menyalin teks (copy)
  • CTRL+V : Menempel teks (paste)
  • CTRL+X : Memotong teks (cut)
  • CTRL+Z : Undo
  • CTRL+Y : Redo
  • Tombol Windows : Membuka Whisker Menu
  • ALT+TAB : Berpindah antar jendela yang aktif
  • ALT+F4 : Menutup Aplikasi yang sedang terbuka
  • CTRL+W : Menutup jendela yang sedang terbuka

Cara Log Out Lewat Terminal

Salah satu masalah ketika kita menginstall banyak lingkungan destop (Desktop Environment) di GNU/Linux adalah tidak semua konfigurasi berjalan lancar.

Sebagai contoh ketika menginstall desktop LXDE (Lubuntu Desktop) pada ChaletOS, tombol log out tidak bisa digunakan.

Nah, agak repot juga kan kalo sampe kejadian?

Sebenarnya kita bisa dengan mudah untuk merestart komputer melalui terminal dengan mengetik perintah;

sudo reboot

Namun pasti akan banyak memakan waktu lama, karena sistem akan dihidupkan ulang dari awal.

Solusinya adalah dengan Log Out Melalui Terminal.

Sebelumnya kita buka terlebih dahulu Terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T kemudian ketik perintah berikut;

sudo pkill -u username

Tinggal ganti username dengan nama user kalian, sebagai contoh disini user saya ludy ingin log out.

Jadi saya ketik;

sudo pkill -u ludy

Berikut screenshotnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Tinggal masukkan password lalu tekan Enter.

Setidaknya cara ini lebih masuk diakal ketimbang harus merestart komputer untuk beralih lingkungan desktop.

Update & Upgrade ChaletOS

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah dengan menjaga sistem kita agar selalu update. Hal ini akan meminimalisir bug yang mungkin mengakibatkan beberapa alikasi baru tidak bisa berjalan dengan sempurna. Untuk meng-upgrade ChaletOS, setidaknya repository kita harus sudah mengarah ke mirror lokal (alternatif). Untuk tutorialnya bisa kalian lihat dipostingan ini (klik).

Jika mirror sudah dipilih, selanjutnya kita buka terminal lalu ketik perintah berikut;

sudo apt dist-upgrade

Berikut screenshotnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita tekan Enter, lalu ikuti prosesnya sampai selesai. Biasanya akan muncul notifikasi seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pilih saya N dengan menekan tombol Enter. Lalu akan muncul notifikasi seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Pilih juga N dengan menekan tombol Enter. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita biarkan saja default, selanjutnya muncul tampilan seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita biarkan juga default. Tunggu saja sampai proses upgrade selesai.

Buang Paket Tidak Terpakai

Setelah upgrade, biasanya akan banyak paket yang sudah tidak diperlukan oleh sistem. Sebaiknya kita buang saja, caranya cukup mudah. Ketik perintah berikut;

sudo apt autoremove -y

Berikut screenshotnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Bagi Anda yang menggunakan metode Dual Boot, kita update grub dengan mengetik perintah berikut;

sudo update-grub

Berikut screenshotnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sampai disini proses upgrade telah selesai. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…


Daftar Aplikasi Tambahan Untuk ChaletOS

Meskipun ChaletOS sudah menyertakan banyak aplikasi yang bisa kita gunakan sehari-hari. Namun tidak ada salahnya kita untuk melengkapi beberapa software tambahan.

Pada artikel singkat ini akan kita praktekkan beberapa diantaranya;

Google Chrome

Udah pada tau kan ya sama Web Browser yang satu ini?

Nah, untuk menginstallnya di ChaletOS, kita harus mendownload terlebih dahulu file installer Google Chrome.

Pertama kita browsing kealamat.

https://www.google.com/chrome/

Lalu kita klik pada bagian Download Chrome berikut gambarnya;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Nanti kita akan diarahkan ke halaman Download Google Chrome seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita pilih yang paling atas, yaitu 64bit (.deb) For Debian/Ubuntu. Kemudian kita klik Accept & Install.

Setelah installer didownload, kita buka menggunakan Gdebi.

Caranya, klik kanan pada file installer tersebut kemudian pilih Open With Gdebi Application Installer. Lalu akan terbuka jendela Gdebi seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Kita klik pada bagian Install Package yang letaknya ada di pojok kanan atas.

Kemudian kita akan diminta untuk memasukkan password user yang diisi saat installasi. Setelah kita masukkan password, akan terbuka proses installasi seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Prosesnya akan berlangsung beberapa saat, kita klik Close jika installasinya telah selesai.

Kemudian kita akan kembali ke aplikasi Gdebi seperti berikut;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Sekarang Gdebi sudah bisa kita tutup, dan Google Chrome pun sudah bisa digunakan.

Buat yang gak mau ribet, bisa menginstall Google Chrome lewat terminal.

Silahkan copas perintah dibawah satu persatu;

wget -c https://dl.google.com/linux/direct/google-chrome-stable_current_amd64.deb
sudo dpkg -i google* && sudo apt update && sudo apt install -f

LibreOffice

Kalo yang ini saya rasa software yang wajib kita install di ChaletOS, namanya LibreOffice. Udah tau kan kalo ChaletOS emang belum satupun nyertain aplikasi perkantoran?

Nah, untuk itu, kita bisa menggunakan LibreOffice sebagai alternatif terbaik dari Microsoft Office.

Berikut tahapannya;

Pertama, kita ketik/copas perintah berikut didalam terminal;

sudo apt install libreoffice

Jangan lupa untuk memasukkan password kita.

Lalu akan muncul pemberitahuan paket apa aja yang harus didownload untuk menginstall LibreOffice. Kalo pada kasus saya kurang lebih kayak gini;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Berdasarkan informasi diatas, untuk menginstall LibreOffice di ChaletOS, saya harus mendownload sekitar 109MB dan setelah installasi, akan memakan ruang hardisk sebesar 404MB.

Kita ketik Y lalu tekan Enter untuk menyetujui prosesnya.

Berikut tampilan LibreOffice pada desktop yang saya gunakan;

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

LibreOffice sudah menyertakan LibreOffice Writer, LibreOffice Calc, LibreOffice Impress Presentations, LibreOffice Drawing, LibreOffice Database, dan beberapa item lainnya.

Belajar GNU/Linux ChaletOS Dari Dasar Untuk Pemula

Yang pasti gak kalah keren dengan Microsoft Office yang emang udah terkenal sebagai aplikasi perkantoran didunia.

eBook (untuk versi eBook) yang sedang kalian baca-pun saya tulis menggunakan LibreOffice.


Bagi pembaca yang lebih tertarik belajar melalui video, pada halaman ini saya sertakan beberapa video yang membahas mengenai ChaletOS. Silahkan download dan dibagikan ulang secara offline jika dirasa bermanfaat.

Video Tutorial ChaletOS

Untuk lebih jelasnya bisa melihat video tutorial yang sudah saya buatkan dibawah;






Untuk informasi tambahan silahkan cek halaman selanjutnya (penutup).


Akhirnya sampai juga kita dibagian terkhir dari eBook ChaletOS ini. Semoga apa yang saya hadirkan bisa menambah wawasan bagi pembaca dalam menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux ChaletOS untuk sehari-hari.

Selanjutnya Kemana

ChaletOS yang kita gunakan saat ini merupakan Distro Turunan Xubuntu 16.04 LTS sehingga secara teori semua hal yang berlaku pada Xubuntu, bisa juga diaplikasikan pada ChaletOS.

Perbedaan mendasarnya hanya dari konfigurasi tambahan yang dilakukan oleh ChaletOS yang tidak terdapat pada Xubuntu Xenial 16.04 LTS. Dengan kata lain, jika Anda sudah bisa mengoperasikan ChaletOS, maka secara otomatis, Anda akan mampu menggunakan Xubuntu.

Untuk memperdalam materi atau jika menemukan permasalahan selama menggunakan ChaletOS, berikut saya lampirkan beberapa situs penting yang bisa dijadikan sebagai rujukan pertama.

Semoga bermanfaat…

Gravatar Image
Cuma pengen punya media yang berfungsi layaknya rumah didunia maya, dan personal blog inilah tempatnya (mohon maaf konten masih dalam proses migrasi). Selamat menikmati semua artikel yang saya buat, semoga bermanfaat...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *